Batu Giok Merah Aceh Ramai Peminat

Posted on

Batu Giok Merah Aceh, WAKIK.com – Masih seputar giok. Kali ini kita akan membahas batu giok merah. Jangan salah, batu giok tidak hanya tersedia dalam warna hijau saja tetapi juga hitam, putih, dan merah.




Mungkin anda masih asing dengan istilah giok merah ini tetapi bagi masyarakat Aceh, batu giok merah telah menjadi komoditi yang menjanjikan.

Daerah yang menjadi lumbung batu giok adalah Lumut dan Gemboyah. Kedua tempat tersebut berada di Kabupaten Aceh Tengah.

Gambar Batu Giok Merah Kuning Batu Giok Merah AcehAceh memang terkenal dengan kekayaan gioknya. Masyarakat biasa menyebut giok ini dengan nama giok Gayo.

Cara mendapatkannya pun tidak mudah. Para pencari giok mencari batu giok mentah. Mereka rela masuk ke dalam hutan selama berhari-hari untuk mencari batu giok.

Salah satu giok yang diburu adalah giok yang berwarna merah, giok merah aceh.

Tingkat kekerasannya sama dengan batu giok lainnya yaitu 6 – 6.5 skala Mohs.

Batu Giok Merah Aceh dan Cerita Dibaliknya

Akibat perburuan yang terus menerus, stok giok yang ada di Gayo semakin menipis. Hal ini tentu sangat memprihatinkan. Terlebih lagi kebanyakan pemburu batu giok ini bukan berasal dari Tanah Gayo.

Ironis memang, meskipun Kabupaten Aceh Tengah memiliki potensi batu giok merah yang (masih) melimpah, namun tidak juga menaikkan taraf hidup masyarakat itu sendiri.

Masalah tidak hanya berhenti sampai di situ. Para tengkulak akan membeli batu giok yang masih dalam wujud bongkahan dengan harga yang sangat rendah melebihi harga yang seharusnya.

Para kolektor yang datang umumnya berasal dari daerah Nagan Raya dan Sungai Dareh (Sumatera Barat).

Karena memang belum ada aturan jelas mengenai eksploitasi sumber daya alam (giok) setempat, mereka dengan bebas mengeruk hasil bumi ini.




Kualitas Batu Giok Merah Aceh Gayo

Jika dibandingkan dengan giok yang diperoleh di Nagan Raya dan sungai Dareh, jelas giok Gayo jauh lebih berkualitas.

Oleh sebab itu, kolektor dari dua daerah tersebut jauh-jauh mencari batu giok ke wilayah Gayo. Kualitas tentu menjadikan harga giok Gayo lebih mahal.

Gambar Batu Giok Merah Batu Giok Merah AcehSungguh sayang jika masyarakat Gayo dan pemerintah tidak saling bekerjasama untuk mencegah habisnya batu giok Gayo oleh orang-orang di luar Gayo.

Pelatihan dan penyuluhan seputar keunggulan batu giok juga seharusnya rutin diadakan agar masyarakat mengetahui dan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Selama ini minimnya pengetahuanlah yang menjadi sumber masalah.

Harga Batu Giok Merah Aceh

Harga Batu giok merah ini sangat bervariasi, yang beredar di pasaran batu ini yang belum diolah saja bisa bernilai 5 juta rupiah sampai 50 juta rupiah per kilogram-nya.

Sangat mahal memang, namun sesuai dengan kualitasnya. Jadi seandainya ada oknum yang menjual harga dibawah itu, Anda perlu waspada dan mencari ahli untuk cek keasliannya.

Sedangkan untuk harga yang sudah diolah bisa mencapai empat kali lipat dari harga sebelumnya dengan volume yang bahkan lebih kecil daripada sebelum diolah.

Baca Juga: Batu Giok Hitam Aceh

Jika seluruh komponen masyarakat dan pemerintah bekerjasama secara masif, tentunya masyarakat Gayo dapat menikmati kekayaan alam dari daerah sendiri.

Demikian sekelumit kisah mengenai batu giok merah. Semoga memberi manfaat

Berbagi itu Indah, Kawan!
0Shares

2 thoughts on “Batu Giok Merah Aceh Ramai Peminat

  1. apapun hasil kandungan di bumi pertiwi ini, sudah selayaknya diambil dan diolah untuk kesejahteraan rakyatnya.
    Fungsi dari pemerintah mengelola aset tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak, juga tetap bertumpu pada keseimbangan lingkungan hidup untuk saat sekarang maupun pada generasi penerus yang akan datang.

    Setiap orang yang menjalani hidup memang tidak pernah lepas dari kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.
    Berbagai cara dalam memenuhi kebutuhan, mencari dan menggali sumber yang mendatangkan penghasilan.
    Penghasilan setiap orang memang tidaklah sama.
    Biasanya tergantung dari SDM dan posisi maupun jabatan yang diperoleh dari tempat kerjanya.

    Tetapi apapun pekerjaan yang kita peroleh dapat menghasilkan pendapatan, tetaplah kita mensyukurinya.
    Tuhan telah menciptakan berbagai ras dan keturunan adam dan hawa dibumi juga melimpahkan berbagai bentuk kebutuhan manusia, yang harus juga kita cari dan gali didalam gunung, lautan dan daratan.
    Pergunakanlah limpahan keperluan dan kebutuhan hidup kita tersebut dengan sewajarnya dan simpanlah sebagian sumber alam tersebut untuk anak cucu kita yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *